Desain tanpa judul (4)
INKONERA dan LSP Tata Kelola Resiko dan Kepatuhan Berkolaborasi Tingkatkan Kompetensi Nelayan Indonesia

Jakarta – Koperasi Pemasaran Induk Nelayan Sejahtera (INKONERA) menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga kerja di sektor perikanan. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah pelatihan dan sertifikasi bagi ahli nautica kapal penangkapan ikan, ahli teknikal kapal penangkapan ikan, serta awak kapal perikanan.
Menurut Imam Supriyadi, Ketua INKONERA sekaligus Dewan Pakar BUMN TRACK, kerja sama ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja tersertifikasi, baik di dalam negeri maupun di negara-negara seperti China dan Jepang. Penandatanganan kesepakatan dilakukan antara Imam Supriyadi dan Jerry Marmen, Direktur Utama LSP Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan, pada Jumat (15/11/24) di Jakarta.
INKONERA berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penguatan sumber daya manusia di sektor perikanan. Di sisi lain, LSP Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan sertifikasi profesi yang meliputi berbagai bidang, termasuk sektor perikanan.
"Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keahlian dan profesionalisme nelayan, khususnya dalam menghadapi kebutuhan tenaga kerja bersertifikasi di berbagai negara," ujar Imam Supriyadi.
Melalui kemitraan ini, program pelatihan dan sertifikasi dirancang untuk membangun kompetensi nelayan, meningkatkan standar keselamatan, serta memastikan keberlanjutan operasional di sektor perikanan. Sistem sertifikasi yang dikembangkan juga diharapkan dapat diakui secara nasional, memberikan nilai tambah bagi tenaga kerja Indonesia di pasar global.
"Kami akan memfasilitasi pelatihan dan ujian sertifikasi untuk ahli nautica, teknikal, dan awak kapal perikanan," tambah Imam.
Selain itu, Imam berharap agar proses sertifikasi ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi kualitas hidup nelayan. "Langkah ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan nelayan Indonesia mampu bersaing secara global dan memiliki taraf hidup yang lebih baik. Salah satu fokusnya adalah memenuhi kebutuhan tenaga kerja kapal perikanan di luar negeri yang terus meningkat," pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *